Archive for March, 2009

Mar 31 2009

Profile Image of sakamadani
sakamadani

Adab dan Sopan Santun Memilih Pemimpin : Sudahkah kita lakukan ??!?

Setiap muslim yang mau dan merasa beriman, dan setiap jiwa yang hidup di wilayah Nusantara ini, harus mengakui dan bertindak sebagai ‘ manusia yang beradab ‘.
Dalam Islam, kita diajarkan tentang Adab memilih Pemimpin. Sebagaimana artikel kami sebelumnya, yang membahas tentang ‘Iqra’’, memang tidak secara tersurat Allah SWT mengajarkan umat-Nya tentang Adab dan cara memilih Pemimpin. Secara tersirat, Islam mengajarkan tata cara memilih Pemimpin, yaitu dalam Adab dan tata cara memilih Imam dalam ibadah sholat 5 waktu, terutama.

Perintah ALLAH SWT kepada umatnya yang beriman : untuk mendirikan dan atau menegakkan sholat, dapat diartikan secara harafiah maupun hakekatnya. Marilah kita mengkaji dan melakukan ‘pengajian’ tentang perintah tersebut. Secara harafiah, sudah sangat jelas : kita, sebagai seorang muslim yang beriman DIHARUSKAN melaksanakan Sholat, terutama yang wajib dan berjumlah 5 kali itu. Secara hakekat, sudahkah dalam setiap nafas kehidupan kita, sudah melakukan sholat, dari Adabnya dan tata caranya, sejak cara pemilihan imamnya (apabila berjamaah, dan memang kita dianjurkan untuk sholat berjama’ah untuk sholat wajib ) takbiratul ikrom sebagai pertanda dimulainya Sholat, hingga salam sebagai pertanda berakhirnya sholat.

Sedikit kita persempit, kajian ini tentang adab memilih Imam saja. Untuk selebihnya, kita kaji dalam artikel-artikel selanjutnya, sebagai bagian dari Syiar Islam ini.
1. Apabila jamaah sholat itu terdapat kaum adam dan kaum hawa, kita DIHARUSKAN memilih kaum Adam sebagai Imam sholat itu, terkecuali apabila di antara kaum Adam BELUM ada yang BALIGH.
Siklus hidup manusia, sebagai tanda kedewasaan akal dan hatinya, maka manusia yang Baligh itulah sebagai pertandanya. Oleh karena itulah, apabila didalam jamaah tersebut terdapat dua orang atau lebih yang sudah dewasa akal dan pikirnya, kaum Adamlah yang didahulukan sebagai Imam. Hal ini menandakan, Islam mengajarkan keutamaan kecerdasan Akal yang seimbang dengan kecerdasan dan kedewasaan Hati (EQ) bukan hanya Akal semata (IQ). Dan tidak hanya dibatasi dengan sering dipisah-pisahkannya suatu, yaitu antara kaum adam dan hawa semata. Semuanya sederajat dan seimbang, tidak semua kaum adam lebih cerdas akal dan hatinya, dan tidak semua pula kaum hawa lebih lemah akal dan hatinya dibandingkan dengan kaum adam.
Dalam hal ini, Islam bukan membelenggu kaum Hawa. Oleh karena itulah SANGAT TIDAK TEPAT apabila ini dikatakan sebagai penindasan hak kaum perempuan, sebagaimana yang selama ini digembar-gemborkan oleh berbagai lembaga amat sangat perlu kita pertanyakan maksud dan niat didirikannya dan keberadaannya.
2. Apabila jamaah sholat itu terdapat, terdapat 2 orang atau lebih yang sudah dewasa akal dan hatinya, maka kita DIHARUSKAN mendahulukan untuk memilih yang Paling BAIK bacaan Al Qur’annya.
Ini menandakan bahwa Islam, meninggikan ilmu pengetahuan dan dijadikan sebagai sebuah keutamaan dalam segala hal bidang kehidupan. Dengan Ilmu itulah, manusia dilebihkan oleh ALLAH SWT atas makhluk-makhluk ciptaan-Nya yang lain.
3. Apabila jamaah sholat itu terdapat 2 orang atau lebih yang memiliki 2 syarat di atas, maka Islam mengharuskan memilih siapa diantara mereka yang terlebih dahulu masuk Islam.
Agama Islam sangat mengajarkan dan menghormati Adab dan sopan santun. Bagi mereka yang lebih senior, lebih tua, dan lebih berpengalaman, adalah WAJIB diutamakan.

Itulah berbagai Adab dan sopan santun dalam tata dan cara kita memilih Pemimpin. Sudahkah kita praktekkan dalam segala sendi kehidupan kita selama ini ???
Insya Allah apabila kita melakukan dan melaksanakan Adab dan tata cara tersebut, kita tidak akan salah di dalam memilih Pemimpin, bukan hanya Pimpinan sebagaimana yang telah kita lakukan selama ini, yang sering terjebak oleh segala Formalitas dan aturan yang notabene dibuat dan dikreasikan oleh menusia itu sendiri. Astaghfirullahhal’adzim. Subhanallah. Allahu Akbar. Segala puji hanyalak milik Allah SWT semata. Mudah-mudahan kita selalu dalam lindungan-Nya dan mendapat hidayah-Nya. Amin Ya Rabbal ‘Alamien.
Marilah kita SINERGIKAN akal dan hati kita dalam melihat, mengamati, dan mengkaji kehidupan sehari-hari kita yang harus selalu disinergikan pula oleh perintah dan aturan-aturan Ilahiyah, yang sudah tidak kita sangsikan lagi kesempurnaanya.

Free Shipping on 1000's of Items

ChocolateSource.com

4 responses so far

Mar 27 2009

Profile Image of sakamadani
sakamadani

Al Qordul Hasan : Jurus Ampuh Mengatasi Krisis dan Kemakmuran Rakyat Kecil

Krisis Global yang terjadi saat ini, diakui atu tidak telah melanda segala lapisan masyarakat. Kebutuhan hidup pengeluaran yang semakin mencekik dan tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan yang signifikan, mengakibatkan beban hidup yang semakin memberatkan. Hal itu akan sangat dirasakan oleh rakyat, terutama golongan bawah dengan pendapatan yang rendah dan dan berstatus pekerja serabutan.

Sektor riil di tengah masyarakat juga semakin pelan jalannya, jangankan pertumbuhannya. Banyak sekali usaha kecil dan mikro semakin terjerembab kepada jeratan para lintah darat , dari yang ‘resmi’ hingga hingga yang berkedok ‘resmi’ atau bahkan yang tidak ‘resmi’ sekalipun. Jangankan mereka mau membayangkan kapan hutangnya lunas, untuk menutup pokok dan bunga angsurannya hari esok .. atau minggu esok saja mereka harus memeras otak dan tenaganya jauh lebih extra. Hingga tidak jarang, saudara-saudara kita tersebut sampai terkuras MODALnya hanya agar tidak dibentak-bentak oleh para Debt Collector para lintah darat yang semakin tidak berperikemanusiaan tingkahnya.

Al Qardul Hasan, adalah sebuah jawaban yang tepat untuk mengatasi dan sebagai sebuah solusi alternatif dari masalah hutang yang menimpa saudara-saudara kita tersebut. Program Al Qardul Hasan bersumber utama dari INFAQ dan SHADAQOH yang telah diberikan oleh Anda yang telah dititipi harta yang lebih dari Allah SWT. Karena memang di sebagian harta yang kita miliki itu, adalah terdapat hak orang lain yang membutuhkannya.

Dana INFAQ dan SHODAQOH yang terkumpul, kemudian diputar dengan cara dipinjamkan SECARA LUNAK kepada golongan masyarakat yang masuk dalam daftar dan sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh syariah Islam, sesuai dengan urutan-urutannya. Dengan fokus utama adalah : saudara-saudara kita yang terjerat oleh Rentenir, memiliki usaha produktif, dan masuk dalam kategori miskin atau bahkan fakir.

Pinjaman tersebut sangat lunak, karena si peminjam cukup hanya mengembalikan Pokoknya saja tanpa dengan tambahan dan potongan biaya apa pun. Dengan jangka waktu sesuai dengan janji si peminjam dan kesepakatan antara peminjam dan Lembaga ZIS, sebagai penyalur.

Dana tersebut diharuskan untuk dikembalikan pokoknya saja dengan cara diangsur, karena dana Al Qardul Hasan adalah termasuk dalam kriteria DANA BERGULIR. Dana yang setiap saat harus diberikan pula kepada anggota masyarakat yang lain.

Tujuan dari pemberian dana tersebut, adalah terangaktnya kemakmuran golongan masyarakat miskin. Sehingga diharapkan apabila dia sudah merasa terbantu oleh adanya Dana tersebut, hatinya pun akan terketuk untuk mengeluarkan INFAQ dan SHODAQOH atas hartanya, dan memupuk rasa KEPEDULIAN kepada sesama umat manusia.

Akhir dan tujuan utama dari AL Qordul Hasan adalah, kemakmuran masyarakat sebagai akibat dari EFEK BERANTAI yang timbul dari pengadaan penggalian dana INFAQ & SHADAQOH para MUZAKI, dengan didasari oleh sifat serta rasa kepedulian yang tinggi kepada sesama.

3 responses so far

Mar 22 2009

Profile Image of sakamadani
sakamadani

Sudah bermanfaatkan ZIS kita selama ini ??

Dewasa ini banyak berkembang dan tumbuh subur lembaga pengelola ZIS. Dari instansi resmi ‘plat merah’, hingga ‘plat hitam’, bahkan ‘plat kuning’ pun turut serta tidak ketinggalan jaman. Dari lembaga besar setingkat Negara hingga ORMAS setingkat RT.
Disatu sisi adalah sebuah ucapan syukur yang tiada terkira kehadhirat Illahi Ya Rabbi, atas kesadaran kita umat muslim untuk berlomba-lomba menunaikan ZIS. Akan tetapi dibalik itu, bukankah masih ada beberapa kekurangan dari kita para ‘Amil dalam menjalankan tugas dan fungsinya?
Sebuah kekurangan yang amat jarang dikupas dan dibahas, sebuah kekurangan yang sepintas lalu terlihat sepele, akan tetapi wahai saudara-saudaraku, sangat fatal efek dan imbas serta akibatnya. Baik bagi orang-orang yang berhak menerima aliran dana ZIS itu sendiri, terutama pertanggung jawaban para ‘Amil sebagai pengelola ZIS itu sendiri.

Sedikit fakta yang dapat kita jadikan gambaran, bukankah para pengurus atau pengelola-pengelola ZIS, dalam hal ini para bendaharawan-bendaharawannya, dengan ‘bangga’nya melaporkan ‘KENAIKAN’ perolehan Dana ZIS pada setiap kali pertemuan di lembaganya masing-masing?
Sudahkah terpikirkan oleh kita : “Sudah bermanfaatkah dana ZIS yang kita kumpulkan itu bagi masyarakat dan umat ? Sudah makmurkah masyarakat, minimal disekitar lembaga ZIS itu berdiri? ”

Disamping kita berlomba-lomba untuk mengumpulkan dana ZIS yang sebesar-besarnya dari para Muzaki, bukankah kita semestinya juga berlomba-lomba untuk membelanjakan dan mendistribusikan dana ZIS itu kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya ??
Sebagai perhitungan kasar : dalam sebuah satuan masyarakat setingkat RT, paling tidak terdapat 2 buah perkumpulan kelompok pengajian. Jika masing-masing kelompok pengajian itu mempunyai dana ZIS sebesar Rp. 500.000,00 saja, sudah berapa trilyunkah asset dana ZIS di negeri kita tercinta ini.
Jika asset sebesar itu sudah dikelola dengan baik dan tepat oleh para ‘Amilnya, Insya Allah cerita-cerita korban pembagian Zakat tidak akan pernah terdengar lagi oleh kita semua. Dan Insya Allah saudara-saudara kita para ‘Amil, kelak di akherat tidak dituntut pertanggung jawabannya oleh Allah SWT.

Betapa mulia dan bangganya, jika negeri kita ini rakyatnya makmur dikarenakan oleh ZIS yang diberikan oleh Saudara-saudaranya yang lebih dahulu diwajibkan mengeluarkan ZIS-nya. Betapa tentramnya apabila antar lembaga ZIS di negeri kita tercinta ini saling ber-SINERGI dalam mendistribusikan dana ZIS yang telah dikumpulkannya.

Semoga Allah SWT berkenan membuka hati dan memberikan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin Ya Rabbal ‘Alamin

No responses yet